Guna Memberikan Wadah Bagi Siswa untuk Menampilkan Bakat dan Kreativitas, SMA Plus PGRI Cibinong Gelar Expo Ekskul 2024
Cibinong, PezatNews— Guna memperkenalkan berbagai jenis ekstrakurikuler, mewadahi kreativitas para siswa, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan kerjasama antarsiswa, SMA Plus PGRI Cibinong gelar Expo Ekskul 2024 dengan mengusung tema “Mengeksplorasi Potensi dan Kreativitas Kader Bangsa Melalui Expo Ekskul 2024” pada Kamis, (30/5). Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, yang diikuti pula oleh 26 jenis ekstrakurikuler. Pada acara Expo Ekskul, setiap ekstrakurikuler akan menampilkan stand yang berisi berbagai project, serta penampilan atau perform yang akan dibawakan.
Untuk diketahui, Ekskul Expo 2024 juga mengusung tema “Ekskul in Wonderland” sehingga setiap stand dan perform yang ditampilkan akan menggambarkan tema tersebut.
“Karena wonderland jika kita artikan yaitu penuh warna dan penuh keceriaan. Jadi dengan diadakan expo ekskul dengan tema wonderland ini, diharapkan agar siswa siswi SMA Plus PGRI Cibinong, penuh warna, dan penuh keceriaan dalam melaksanakan ekstrakurikuler,” ungkap Nurzaman Alfikry, S.Pd selaku Ketua Panitia Ekskul Expo 2024 saat ditemui dengan crew studentday jurnalistik.
Ia juga bersyukur bahwa keseluruhan acara expo ekskul 2024 ini dapat berjalan dengan lancar. Beliau juga merasa kagum dengan para peserta dan panitia yang sudah bekerja keras serta sekolah yang sangat mensupport penuh acara Expo Ekskul 2024, sehingga acara kemarin dapat berjalan dengan meriah dan diluar ekspetasi.
“Jika persiapan dari setiap Ekskul mungkin 1 tahun, karena dari awal mereka mulai eskul pasti akan mulai memikirkan apa yang akan di tampilkan pada saat expo eskul nanti. Mulai dari produk hingga penampilan. Tapi untuk persiapan acaranya kurang lebih sekitar 1 bulan,” tambahnya.
Ia juga berharap agar dengan diadakannya acara ini, siswa dapat terus mengembangkan bakat, minat dan kreativitas diri, sehingga bisa diterapkan pada kehidupan sehari hari, di lingkungan masyarakat, maupun di lingkungan sekolah.
“Ekstrakurikuler merupakan kegiatan penting seperti intrakulikuler. Ekstrakurikuler menjadi bagian yang sangat strategis untuk membangun karakter masa depan. Jadi jangan tempatkan ekstrakurikuler sebagai kegiatan yang untuk melengkapi kegiatan kalian di sekolah. Ekstrakurikuler sama pentingnya dengan pembelajaran didalam kelas. Karena dengan ekstrakurikuler kalian bisa membangun kerjasama tim, membangun tanggung jawab, serta membangun kepemimpinan,” ujar Dr. Agus Rohiman, M.Pd selaku Kepala SMA Plus PGRI Cibinong dalam sambutannya.
Sementara itu, Badan Pelaksana Harian (BPH), Dr. H. Basyarudin Thayib, M.Pd menuturkan, dengan melalui ekstrakurikuler, para siswa dapat belajar leadership, melatih Kerjasama tim, kejujuran, sportif, dan lainnya. Beliau juga menambahkan, bahwa kegiatan ekstrakurikuler sama halnya seperti belajar dikelas yang didampingi oleh Pembina.
"Kegiatan ekstrakurikuler itu dapat menjadi wadah bagi kalian untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri terhadap tantangan yang akan terjadi di masa depan. bahkan jika sekarang kita lihat di dunia nyata, masyarakat yang tidak mempersiapkan diri, sudah terjerumus oleh zaman," ungkap Abdul Syukur M.Pd selaku Perwakilan kantor cabang dinas wilayah 1 Jawa Barat.
Selanjutnya, Wahyudi Chaniago, S.H selaku Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor menuturkan, bahwa setiap kegiatan siswa, seperti organisasi dan ekstrakurikuler harus di support dengan baik oleh sekolah, sehingga para siswa dapat mengembangkan ekspresi dan kemampuannya dengan baik.
Dilain sisi, Alya Istiqomah, siswi kelas XI IPA 4 mengungkapkan, bahwa berdasarkan pengalamannya dari tahun lalu, menurutnya expo ekskul tahun ini sangat bagus, dengan mengusung tema yang out of the box.
“Aku sendiri ikut 2 ekskul, yang pertama ekskul matematika club dan 1 lagi ekstrakulikuler islam atau rohis. kalau untuk matematika club, kita ngadain stand gitu, di stand ini ada kuis, game, dan merchandise atau souvenir yang berbau matematika. kalau untuk eksis kita perform dan cosplay tokoh tokoh islam beserta sejarahnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bahwa persiapan untuk expo ekskul ini dilakukan selama 1 bulan. Adapun yang perlu dipersiapkan meliputi souvenir, banner, kostum untuk perform dan masih banyak lagi.
“semoga dengan adanya expo ekskul ini, kedepannya dapat lebih banyak lagi siswa yang memiliki ketertarikan dan minat yang lebih tinggi terhadap pembelajaran diluar kelas ataupun non akademik, dan diharapkan tidak ada lagi siswa yang tidak memiliki ekskul” harapnya.
(Tim Liputan : Salma/Delia/Studentday Jurnalistik
Dokumentasi : Multimedia)




Komentar
Posting Komentar