SMA Plus PGRI Cibinong Langsungkan Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan 2023-2024
Cibinong, PezatNews—SMA
Plus PGRI Cibinong gelar pelepasan siswa kelas XII Angkatan 2023-2024 dengan
mengusung tema “Bertemu berbuah ilmu, berpisah membawa berkah, kelak kembali
berjumpa dengan kesuksesan” pada Selasa, (4/6). Acara yang dilaksanakan di
Ballroom Jakarta Global University (JGU) tersebut dihadiri oleh seluruh siswa
kelas XII yang berjumlah sebanyak 632 siswa dengan total yang hadir 628 siswa.
Acara juga diikuti oleh wali murid, wali kelas, tamu undangan, serta unsur
pimpinan SMA Plus PGRI Cibinong.
Acara diawali dengan
prosesi penjemputan unsur pimpinan, tamu, dan wali kelas XII oleh pasukan
paskibra. Mereka kemudian mengiringi para tamu kehormatan tersebut menuju tempat
yang telah disediakan. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan dan penyambutan bagi
para unsur pimpinan dan wali kelas XII, yang menandai dimulainya acara.
“Kepada siswa kelas 12,
kami sampaikan selamat atas kelulusan kalian semua dalam menamatkan
pembelajaran di SMA Plus PGRI Cibinong setelah 3 tahun dengan penuh suka dan
duka. Semoga setelah jenjang yang lebih tinggi, kalian akan memiliki jiwa yang semakin
matang dan dewasa serta siap bersaing dan menghadapi tantangan dalam era
globalisasi dengan semangat dan hati yang Bahagia,” ujar Wirya Aini, M.Pd
Selaku Ketua Panitia.
Acara dilanjut dengan
penyampaian kesan dan pesan oleh perwakilan siswa kelas XII. Mereka
mengungkapkan perasaan syukur atas bimbingan para guru serta kenangan manis selama
menempuh pendidikan di sekolah ini.
“Teman-teman yang saya
cintai, saat kita bersiap untuk melepas segala cerita pada jenjang SMA ini, mari
kita lihat ke depan dengan penuh semangat dan harapan. Dunia diluar sana
menunggu kita dengan tangan terbuka, tantangan baru, impian baru, dan
kesempatan baru menunggu di luar sana. Kita mungkin merasa cemas atau bahkan
ragu dengan apa yang akan datang, namun harus kita ingat bahwa orang tua dan
guru - guru kita telah menemani kita untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk
menghadapinya,” Ungkap Sulthan Maulana Nadi Putra, siswa kelas XII IPA 5.
Sulthan juga mengungkapkan
rasa terima kasihnya kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik mereka
selama bersekolah. Ia berterima kasih atas dedikasi dan pengorbanan yang telah
diberikan, termasuk waktu, tenaga, dan segala dukungan. Sulthan menyebut bapak
dan ibu guru sebagai mentor dan pahlawan bagi mereka. Selain itu, Sulthan juga
berterima kasih kepada orang tua atas cinta, dukungan, dan pengorbanan tanpa
batas yang selalu diberikan.
“Remember that what we
achieve today and what we do in the future is thanks to our parents, teachers,
and ourselves. so I would like to say that, don't forget to say thank you to
yourself, thank you for being able to persevere and give your best even when you
are at your lowest point,” ujar Nazkia Najidah Ramdani, siswa kelas XII Pioneer
Lebih lanjut Nazkia
menyampaikan, bahwa kita harus bermimpi setinggi langit. Meskipun kita jatuh,
kita akan jatuh di antara bintang-bintang. Ia menambahkan bahwa tidak ada yang
salah dengan bermimpi setinggi mungkin, karena mimpi besar akan selalu membawa
keinginan besar dan kerja keras yang luar biasa. Meskipun tidak berhasil
mencapainya, setidaknya kita akan tetap jatuh di antara bintang-bintang, dengan
pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh sepanjang perjalanan.
Setelah penyampaian kesan
pesan oleh perwakilan siswa kelas XII, acara dilanjut dengan penyampaian kesan
pesan oleh perwakilan orang tua murid. Dicky Deniawan, S.H, selaku orangtua
Shafa Puspadilla XII IPS U 1, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para
guru dan staf sekolah atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak selama tiga
tahun terakhir. Beliau juga menyampaikan harapannya, agar SMA Plus PGRI
Cibinong dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Acara disambung dengan
sambutan dari tamu undangan, Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed sebagai kepala KCD
wilayah 1. “once again two thumbs up foundation of SMA plus PGRI Cibinong. one
day all of you in here the student you will be as a head but i dont know head
of a maybe education department. or whatever. so just remember globaly and
locally. globaly connected locally integrated. NKRI Harga Mati” tuturnya.
Kemudian acara disambung
dengan sambutan kepala SMA Plus PGRI Cibinong, sekaligus penyerahan seragam
secara simbolis dari siswa kelas XII kepada sekolah.
“Anak-anak, seperti yang telah
disampaikan oleh teman kalian, hari ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan
tapi awal dari sebuah perjuangan. Tentukan tujuan impian kalian kemudian
bekerja keraslah. Jangan berhenti menuntut ilmu, hormat dan taat kepada orang
tua dan guru, serta jangan tinggalkan salat dalam keadaan apapun,” ujar Dr.
Agus Rohiman, M.Pd selaku kepala SMA Plus PGRI Cibinong dalam sambutannya.
Acara berlanjut pada prosesi
penghargaan 18 siswa terbaik dan 2 siswa
kehormatan, serta orang tua siswa terbaik. Prosesi penjemputan diiringi oleh
tarian Sulawesi. Setelah melangsungkan prosesi penghargaan siswa terbaik, acara
kembali diteruskan dengan prosesi penghargaan kepada 27 siswa berprestasi.
“Perasaan saya tentu
campur aduk. Disatu sisi saya senang karena mereka telah berhasil, one step
closer untuk mencapai cita-cita mereka. Tapi, Disatu sisi saya juga sedih,
karena sudah tidak bisa Bersama mereka lagi,” ungkap Januar Ambarwati selaku
wali kelas XII IPS U 2
Ia juga menambahkan bahwa
perjuangan para siswa yang telah lulus ini bukanlah berarti berhenti, tetapi
adalah awalan untuk jalan menuju cita-cita yang ingin dicapai dan tentu
prosesnya akan lebih sulit.
“Momen yang paling
berkesan bersama anak-anak menurut saya ialah tour. Karena saat tour, kita pertama
kali pergi bareng-bareng jauh ke Bali selama 7 hari, dan itu seru banget,”
tuturnya.
Dilain sisi, Mansuri
selaku orang tua siswa juga mengungkapkan bahwa Ia sangat senang melihat
anak-anak telah berhasil menyelesaikan pendidikannya.
“Sebagai wali murid tentu
saya senang sekali melihat anak-anak telah berhasil menyelesaikan
pendidikannya, dan semoga ini adalah titik awal kesuksesan mereka, serta bisa
lebih baik lagi kedepannya,”
Ia juga berharap agar
selanjutnya para siswa dapat lebih semangat, fokus, disiplin, serta seluruh
siswa SMA Plus PGRI Cibinong bisa mencapai cita-citanya yang lebih tinggi.
Sementara itu, menurut
Dr. Agus Rohiman, M.Pd, selaku kepala SMA Plus PGRI Cibinong, seluruh rangkaian
acara pelepasan ini sangatlah luar biasa dan tidak monoton, serta terlihat
bahwa telah dipersiapkan dengan sangat baik.
“Melihat siswa-siswi yang
telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di SMA Plus PGRI Cibinong membuat
saya merasa bangga, dan tentunya sedih karena harus melepas mereka. Tetapi
tentunya, kita tidak bisa menahan mereka terlalu lama, karena mereka harus
Kembali melanjutkan perjalanan mereka,” ujarnya saat ditemui crew studentday
jurnalistik.
Beliau melanjutkan bahwa
seluruh siswa tidak boleh berhenti hari ini, karena hari ini bukanlah akhir
tetapi awal dari sebuah perjuangan. Dengan mimpi yang besar, kerja keras yang
tinggi, karakter yang baik, sikap hormat kepada orang tua dan guru, serta tidak
meninggalkan ibadah, hal-hal itu merupakan kunci sukses yang sebenarnya.
“Saya berharap mereka
selalu mengibarkan panji-panji kader bangsa SMA Plus PGRI Cibinong dimanapun
mereka berada dengan prestasi yang luar biasa,” harapnya.
Lebih lanjut lagi,
menurutnya, momen yang paling berkesan selama kelas XII mengenyam Pendidikan
ialah lodaya. Karena para siswa mendapatkan manfaat yang besar pada setiap
rangkaian kegiatannya.
“Seluruh rangkaian acara
ini tentunya meriah banget, karena persiapan dari temen-temen dan panitia acara
juga mempersiapkan dengan baik. Tapi disisi lain aku juga sedih, karena ini
adalah hari terakhir aku jadi siswa SMA,” ujar Nazkia Najidah Ramdani selaku
siswa kelas XII Pioneer saat ditemui crew studentday jurnalistik.
Ia juga merasa lega
karena telah lulus dari SMA Plus PGRI Cibinong, tetapi juga merasa sedih dan
hampa dilain sisi, karena tidak bisa aktif di berbagai kegiatan di sekolah lagi.
Sementara itu, momen yang paling berkesan menurutnya adalah aktif di berbagai
organisasi, mengikuti berbagai lomba, dan kegiatan-kegiatan di sekolah yang
lain.
“Buat adik-adik kelas,
semangat terus. Pastinya bakalan susah, tapi bukan berarti ga bisa. Keep
trying, karena kegagalan bukan berarti kalian ga bisa meraih sesuatu,”
pesannya.
Ia juga berharap, agar
dirinya bisa terus berkembang setelah lulus, bisa menjadi lebih baik lagi,
dapat bertemu dengan teman-temannya lagi saat sukses nanti, serta SMA Plus PGRI
Cibinong bisa jadi lebih berkembang terus dan mensupport setiap potensi
siswa-siswanya.
“Saya tadi sempat
menitikan air mata pada saat penyerahan seragam, karena itu tandanya mereka
telah dianggap sebagai alumni. Apalagi, kita telah bersama-sama selama 1 tahun,
dan pada tahun ini anak-anak sangat luar biasa serta baik sekali,” ungkap R.
Sri Wilujeng selaku wakil kepala SMA Plus PGRI Cibinong bidang gugus kendali
mutu saat ditemui dengan crew studentday jurnalistik.
Lebih lanjut Beliau
berharap setelah lulus, para siswa akan membawa nama baik sekolah, serta
berharap akan banyak siswa yang lolos ke
perguruan tinggi negeri.
“Saya ingin menyampaikan
kepada anak-anak kelas XII Angkatan 2023-2024, teruslah kalian gapai cita-cita
kalian setinggi mungkin, dan selalu ingat dengan Allah di setiap Langkah
kalian,” tuturnya.
Sementara itu, Paskalis
Damar Galih Wijaya, siswa kelas XII IPS 1 merasa bahwa seluruh rangkaian acara
pelepasan ini sangat seru dan meriah, dari awal dipertontonkan kepada berbagai
hiburan, Paduan suara, hingga tarian yang luar biasa. Ia juga berharap, kedepannya dapat lebih meriah dan
seru, serta memberikan kesan yang mendalam.
“Perasaan aku bangga dan
senang. Sebenarnya, ada sedihnya juga, karena aku harus meninggalkan
teman-teman, dan kebetulan nanti aku juga akan berangkat ke Jogja untuk
ngelanjutin kuliah. Tapi aku juga merasa senang karena aku menganggap kelulusan
ini sebagai titik yang baru buat memulai awal yang baru,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan,
bahwa salah satu moment yang paling berkesan selama bersekolah disini ialah
saat ke Bali. Disana, Ia sangat menikmati suasana Bali, dan banyak belajar
tradisi serta budaya baru.
“Pokoknya untuk adik-adik
kelas, kalian harus lebih semangat belajarnya. Meskipun akan sibuk, tapi
nikmatin aja, karena pasti bakal seru dan senang,” tambahnya.
Ia juga berharap agar
dirinya bisa terus semangat, sehingga bisa terus memberikan dampak kepada sesama.
Serta, sekolah mampu menjadi sekolah yang lebih bagus, inklusif, tapi dengan
kualitas yang tidak kalah saing.
Acara juga disambung dengan prosesi pengalungan medali setiap siswa oleh para unsur pimpinan, dan ditutup oleh foto bersama setiap kelas.
(Tim liputan : Salma/Studentday Jurnalistik
Dokumentasi : Multimedia)








Komentar
Posting Komentar