Expo Mini SMA Plus PGRI Cibinong: Inspirasi Perjuangan dalam Tema 'From Zero to Hero'


Cibinong, PezatNews – SMA Plus PGRI Cibinong sukses menggelar Expo Mini 2024 dengan mengusung tema ‘From Zero to Hero’ sebagai bentuk mewujudkan semangat perjuangan pahlawan masa lalu pada kader bangsa menjadi pahlawan era digital dengan harapan acara ini dapat menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas siswa sekaligus memaknai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari, Sabtu (23/11).

Bertepatan dibulan November di mana hari pahlawan dirayakan, SMA Plus PGRI Cibinong mengusung tema kepahlawanan untuk acara expo mini 2024 sebagai wujud rasa semangat patriotisme di era digital saat ini. Dengan penampilan spektakuler dan juga stand yang menarik perhatian dari setiap studentday dapat membuat acara expo mini tahun ini menjadi lebih meriah dan penuh warna.

Acara dimulai dengan penyambutan unsur pimpinan sekaligus kata sambutan dari ketua panitia expo mini, Dian Adesti, S.Kom., dan juga sambutan dari kepala sekolah SMA Plus PGRI Reguler Cibinong, Dr. Iwan Cakrayana, ST., M.Si., menambah kesan bermakna pada expo mini kali ini.

Elia Rizki Masagena, siswi kelas X unggulan delapan yang tergabung dalam Studentday Mandarin, mengungkapkan kekagumannya terhadap dekorasi dan pertunjukan seni di expo kali ini. "Yang paling berkesan itu stand-standnya, dekorasinya, sama yang tadi nari-nari terus drama-drama," katanya. Namun, ia juga memberikan masukan agar persiapan di tahun depan lebih matang, "Biar gak keteteran juga pas hari H-nya."

Dari perspektif siswa lain, Hilham Valentana Bahrain dari Studentday Programming Web menyebut pembukaan acara sebagai momen paling berkesan. “Yang paling berkesan menurut saya sih pas pembukaan acaranya tadi sih. Karena pas acara pembukaan tadi kayak ada tari-tariannya terus juga pemanggilan unsur pimpinannya. Itu paling berkesan menurut saya,” ujarnya. Ia berharap expo ini bisa terus menjadi ajang siswa untuk berkarya hingga level internasional.

Astari Sekar, S.Hum., selaku pembina studentday korea menyebutkan bahwa tema kepahlawanan menjadi elemen utama dalam acara ini. Ia mengungkapkan bahwa expo mini kali ini lebih menarik perhatian dibandingkan expo mini sebelumnya. Ia juga menuturkan pahlawan yang dimaksud bukan sekadar pahlawan di masa lampau, tetapi banyak orang-orang di sekitar kita yang dapat disebut sebagai pahlawan. “Pahlawannya bukan tentang pahlawan Indonesia saja atau pahlawan sejarah Indonesia saja, tapi ada pahlawan-pahlawan yang ada di sekitar kita yang sehari-hari kita temui seperti guru, seperti orang tua, OB itu juga pahlawan kebersihan di sekolah ini. Jadi kesannya menarik, kreatif,” ucapnya. Astari berharap agar expo mini ke depannya terus menjadi program yang dapat menjadi wadah kreativitas siswa siswi SMA Plus PGRI Cibinong.

Di lain tempat, Dra. Rini Diah Astuti pembina dari studentday tata boga 1 menyampaikan bahwa fokus utama di bidangnya adalah hidangan Asia dan kontinental. Dirinya cukup menyayangkan bahwa perhatian siswa siswi tidak begitu terpusat dengan rangkaian acara dan hanya berkutat pada kesibukannya tersendiri. “Secara umum bagus ya, cuma mungkin karena ini expo mini soalnya beda banget dengan expo besar. Kalau expo besar itu anak fokus ke panggung, kenapa ini engga? Mereka malah buat koloni sendiri, ribut sendiri gak fokus, tujuannya jadi gak tercapai,” ungkapnya dengan sedikit kekecewaan. Rini berharap bahwa melalui expo mini dan juga studentday dapat menjadi bekal ilmu yang berguna bagi seluruh siswa siswi SMA Plus PGRI Cibinong.


(Tim Liputan: Debora/Viarizka/Silvina/Faiza/Dara/Fillia/Aiko/Lani/Dorinda/Fanny/Jurnalistik)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tampilkan Hasil Karya Terbaik Kader Bangsa, SMA Plus PGRI Cibinong Gelar Studentday Expo 2024

Expo Mini 2023 Jadi Ajang Pamer Bakat dan Keterampilan Siswa SMA Plus PGRI cibinong