Semangat Juang Siswa SMA Plus PGRI Cibinong Warnai Persiapan Olimpiade

Cibinong, PezatNews— Upaya meningkatkan prestasi akademik kembali ditegaskan SMA Plus PGRI Cibinong melalui pembinaan intensif bagi para peserta olimpiade. Sekolah menerapkan metode khusus yang dinilai efektif untuk menghadapi tingkat kesulitan soal yang jauh melampaui pembelajaran reguler.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, yang juga salah satu pembina olimpiadeTiti Rahmawati, M.S, menjelaskan bahwa para peserta biasanya menjalani proses karantina akademik. “Para siswa olimpiade tetap mengikuti pelajaran di kelas, namun di luar jam sekolah mereka mendapat pembinaan khusus. Soal olimpiade lebih sulit daripada soal di sekolah pada umumnya, jadi siswa perlu pembinaan ekstra agar bisa menguasainya,” ujarnya.

 

Upaya tersebut bukan tanpa hasil. Salah satu prestasi terbaik datang dari bidang Kimia, ketika Muhammad Raka meraih medali emas tingkat nasional beberapa tahun lalu. Menurutnya, sekolah akan terus memberikan apresiasi bagi siswa yang berhasil mengharumkan nama institusi. “Apabila siswa meraih prestasi, sekolah akan memberi apresiasi berupa kesempatan mengikuti kegiatan-kegiatan khusus serta sertifikat yang dapat menunjang masuk perguruan tinggi negeri,” tambahnya.

 Baik guru maupun siswa sepakat bahwa konsistensi adalah kunci. Beliau berharap para peserta tidak gentar menghadapi soal-soal berat yang menjadi ciri khas olimpiade. “Jangan menyerah dalam mengerjakan soal-soal olimpiade. Meski sulit, kita bisa membiasakannya dengan belajar secara konsisten,” ujarnya.

Semangat yang sama terlihat dari para peserta. Aurel Arlya Rinjani, siswa bidang olimpiade Bahasa Inggris, mengaku motivasinya tumbuh setelah menonton sebuah kompetisi serupa. “Awalnya saya tertarik mengikuti olimpiade karena melihat salah satu acara olimpiade, kemudian saya menantang diri sendiri untuk ikut,” tuturnya.

 Dengan jadwal sekolah yang padat, Aurel memanfaatkan waktu luang untuk memperdalam materi. “Beberapa hari sebelum olimpiade, saya mengerjakan latihan soal dan membahas ulang setelah selesai,” katanya. Ia menegaskan bahwa tidak lolos seleksi bukan alasan untuk berhenti mencoba. “Kalau tidak lolos, saya akan belajar lebih keras dan mencoba lagi di kesempatan lain.”

Menurutnya, dengan dukungan pembina dan semangat para peserta, SMA Plus PGRI Cibinong berharap dapat terus menorehkan prestasi di berbagai ajang kompetisi akademik. (Nabila Keisya Abdillah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tampilkan Hasil Karya Terbaik Kader Bangsa, SMA Plus PGRI Cibinong Gelar Studentday Expo 2024

Expo Mini 2023 Jadi Ajang Pamer Bakat dan Keterampilan Siswa SMA Plus PGRI cibinong